Suatu hari, seorang teman mengeluh saat mendaftarkan diri sebagai mitra Grab, salah satu ojek online dari Singapura yang kini hadir di Aceh. Sembari menyeruput kopi, ia berkata ingin mengganti smartphone. Sebabnya, versi Android di smartphone-nya tak cocok dengan aplikasi Grab yang menuntut level minimal Jelly Bean. Keterlaluan Grab ini, tidak prorakyat.

Setelah mengangguk seperlunya, saya meminta ia mengecek kembali versi Android miliknya melalui about pada setting. Ia bilang telah melakukannya tapi versi nama Android tak kunjung muncul. Di situ hanya disebutkan angka versinya saja: 4.4.2. Kali ini, agaknya Android juga keterlaluan.

Hipotesa kawan saya, versi Android smartphone-nya di bawah Jelly Bean. Ia pernah mencoba memasangkan aplikasi Mandiri Mobile, tetapi gagal sebab tidak cocok. Kok, Mandiri ikut-ikut keterlaluan?

Kasihan kawan saya itu. Ia kecewa berat. Apalagi jika memikirkan harus membeli smartphone lain hanya untuk mendaftar Grab. Padahal, ia mendaftar di Grab untuk mengatasi krisis kantong yang sedang ia hadapi. Ditambah lagi gaji empat bulan dari kantor tak kunjung cair setelah APBA tak kunjung diteken pejabat yang kini ditangkap KPK. Keterlaluan.

Ketimbang ikut menyalahkan KPK, saya meminta dia membuka lagi pengaturan smartphone. Di bagian tentang perangkat atau about, saya minta ia menekan opsi tersebut. Maka, terlihatlah versi Android yang digunakan. Sayangnya, yang tampak hanya angka bukan nama seperti Kitkat, Lolipop, atau Nougat.

Lantas, bagaimana cara mengetahui nama versi Android? Sebenarnya mudah. Cukup menekan berkali-kali pada angka versi Android hingga muncul easter egg. Dari situlah kita tahu. Kalau punya saya, versinya Jelly Mr Bean.

Setelah kawan saya menekan berkali-kali, muncullah pemberitahuan bahwa versi Android miliknya adalah Kitkat. Ia pun tersenyum puas. Kini tinggal mencari tahu level Android miliknya itu, apakah cocok jika dipasangkan aplikasi Grab. Dengan tegas saya menjawab, kompatibel sebab aplikasi ini dapat dipasang minimal pada Jelly Bean. Begitu syarat yang saya baca di brosur Grab yang diberikan oleh teman saya itu. Adapun Kitkat adalah versi Android setingkat di atas Jelly Bean.

Ia lantas bertanya, mengapa aplikasi Mandiri Mobile tidak dapat dipasangkan? Saya lantas melihat di Play Store aplikasi Mandiri Mobile yang ia maksud. Jelas sudah, di bagian informasi aplikasi tersebut disebutkan, Mandiri Mobile hanya dapat dipasang pada Android minimal Lolipop. Ini berarti Kitkat miliknya masih kalah kelas.

Agar lebih jelasnya, di bawah ini ada kasta-kasta Android sejak masih orok hingga sekarang, dikutip dari laman dutaspace.com.

1. Apple Pie/Alpha v1.0
Ini adalah OS pertama yang dimiliki Android. OS ini dirilis pada 23 September 2008.

2.Banana Bread v1.1
OS Android yang kedua adalah Banana Bread yang dirilis pada Februari 2009 dan digunakan oleh smartphone pengadopsi Android, HTC dengan merek Dream.

3. CupCake v1.5
Cupcake adalah level OS Android selanjutnya. Mulai dari sinilah versi Android CupCake mulai menunjukkan kecanggihannya sebagai Sistem Operasi Android, dan ini pertama kali Google menjadikan nama makanan sebagai nama Androidnya setelah pendahulunya diberi nama buah-buahan.

4. Donut v1.6
Versi Donut ini dirilis pada September 2009. Di versi ini Google mulai memperbaiki masalah/bug yang membuat Android ini lebih sempurna, ditambah lagi dengan fitur navigasi turn-by-turn.

5. Eclair v2.0-2.1
Android ini dirilis pada Oktober 2009 diversi 2.0 dengan nama Eclair yang menjadi awal diaplikasikan Bluetooth 2.1 di Android. Setelah dirilis, versi 2.0 di-update lagi ke versi 2.1 yang mendapat fitur tambahan seperti multi-touch, Live Wallpaper, dan juga Blitz kamera.

6. Froyo/Forzen Yogurt v2.2
Pada Mei 2010, paduan antara Google Chroome dan Android mulai tampak dengan ditambahkanya script Chroome dengan upaya untuk meningkatkan kecepatan kinerja.
Forzen Yogurt sendiri memiliki makna Yogurt yang dibekukan, jadi seperti Ice Cream.

7. Gingerbread v2.3
PAda Desember 2010, seiring dirilisnya versi Gingerbread, Android kedatangan salah satu merek Platform raksasa smartphone, yakni Samsung yang meluncurkan Samsung Nexus.
Di Android versi 2.3 ini Google menambahkan fitur baru, yaitu NFC, internet Calling, Download Manager.

8. Honeycomb v3.0-3.2
Honeycomb yang dirilis pada Februari 2014. Android versi ini adalah spesialis Tablet di mana era Tablet sedang menjadi-jadi di tahun ini. Update tak hanya berhenti di versi 3.0 saja, juga dikembangkan ke versi 3.1 dan 3.2.

9. Ice Cream Sandwich v4.0
Reformasi Android mulai terlihat dengan adanya Ice Cream Sandwich. OS versi ini mulai bekerja pada semua jenis platform dan smartphone seperti tablet. Fiturnya juga bertambah, di antaranya ekstra multitasking dan notifikasi yang lebih banyak.

10. Jelly bean v4.1.2
Android versi Jelly Bean ini dirilis pada 27 Juni 2014 lewat konferensi I/O Google. Jelly Bean menjadi versi Android yang mendapatkan banyak update. Tercatat 2 kali sudah mendapatkan update di Jelly Bean, yakni versi 4.1.2 yang berbeda dibandingkan versi sebelumnya, yaitu dari segi User Interface yang lebih elegan serta penambahan fitur Google Search.

11. KitKat v4.4.2
Android versi 4.42 atau bernama KitKat ini paling banyak dipakai pada smartphone masa kini.

12. Lolipop v5.0
Android Lolipop adalah Android versi terbaru yang diluncurkan Google pada tahun 2014. Versi Lollipop pertama kali ditanamkan di smartphone Google Nexus 6.

13. Marsmelow v6.0
Rilis terbaru Android 6.0 bernama Marshmallow. Banyak yang mengira, versi Android setelah versi 5.0 Lollipop adalah Milkshake, tetapi Google membantahnya.
Google secara resmi mengeluarkan Android versi 6.0 yang diberi nama Marshmallow. Selain itu, Android Marshmallow juga mendapatkan fitur fitur terbarunya.

14. Nougat v7.0
Nougat adalah versi Android termutakhir yang baru diperkenalkan pada ajang kumpul developer Google I/O, pertengahan 2016. Setelah beberapa lamanya, Google menghadirkan OS Nougat secara resmi untuk publik. Pembaruan yang paling mendasar pada versi Nougat adalah kehadiran Google Assistant yang menggantikan Google Now. Asisten tersebut lebih dapat diandalkan untuk menjalankan berbagai fungsi.

Fitur-fitur baru lainnya mencakup layar split-screen saat dipakai multitasking, serta fitur Doze yang telah dikenalkan sebelum di versi Android Marshmallow, tetapi telah ditingkatkan. Android versi 7.0 atau Nougat juga memiliki dukungan terhadap platform virtual reality terbaru Google.

15. Oreo v8.0
Versi Android ini resmi diperkenalkan oleh Google pada 22 Agustus 2017 yang lalu dan juga sudah secara resmi dapat diluncurkan langsung ke lapangan. Namun, sebelum diresmikan versi Android ini oleh Google, nama “Oreo” tersebut sudah terendus sejak Android O pertama kali diperkenalkan di ajang Google I/O 2017 pada Mei 2017 lalu.

Safriandi A. Rosmanuddin, Pemilik seuramoeteumuleh.com

Komentar

Komentar