
Dagang Candu
Candu yang dijual sembarang itu, bukan candu biasa. Selain fisik, mereka juga menyasar pikiran dan perasaan orang-orang.
Candu yang dijual sembarang itu, bukan candu biasa. Selain fisik, mereka juga menyasar pikiran dan perasaan orang-orang.
Para wanita paruh baya yang kuduga pemiliknya, berdiri di muka kedai memelototi kami. Tak ayal, mereka menggoda kami untuk mampir.
Lari pagi banyak manfaatnya, terutama bagi kamu yang kerap menenteng galon air kemana-mana. Selain juga untuk mengenyahkan gas-gas berbahaya yang menumpuk sekian tahun.
Kasihan kawan saya itu. Ia kecewa berat. Apalagi jika memikirkan harus membeli smartphone lain hanya untuk mendaftar Grab.
Jika suatu hari kamu stress dan nggak mampu lagi menatap dunia, mainlah futsal. Niscaya besok pagi kamu akan lantang berkata, aku siap menentang dunia.
Tidak ada gerangan apa-apa kami meminta propaganda ini disampaikan secara terbuka. Marilah kita boikot power bank, apalagi yang diproduksi Yahudi.
Dan sebagai pembenci, Anda bakal bersorak-sorai ketika klub asuhan Mourinho itu kalah. Anda juga akan terus mencari sisi jeleknya.
Dari luar, kedai itu tak terlihat seperti tempat karaoke. Selembar spanduk yang terpajang di depan hanya menuliskan jenis minuman yang dijual.
~ Para penyamun di siang bolong Sudah jarang aku menyaksikan pemandangan ini. Suasana ketika segerombolan orang bertampang baik-baik meriung di sebuah warung kopi. Gaya mereka perlente. Kemeja putih berlogo sebuah perusahaan, kerahnya nyaris tanpa ek takue. Ikat pinggang dari kulit menyangga celana kain yang digosok rapi. Sepasang sepatu licin (saking licinnya mampu membuat lalat terpeleset) […]
Bertahun-tahun bersama Sang Tuan, Si Merah jarang dimandikan. Apa lacur, lambat laun Si Merah memudar. Merahnya jadi merah lesu, tak lagi merah Sangobion.
Para pemain bintang yang tengah melaju ke final sekarang, kebintangannya belum setara dengan Messi dan Ronaldo.
Dari meme-meme yang bertebaran itu kita dapat belajar, 90 menit kegilaan di lapangan hijau bakal kopong rasanya jika meme tidak hadir sesudahnya.