Beranda Penulis Dikirim oleh Dian Guci

Dian Guci

30 KIRIMAN 0 KOMENTAR
Praktisi pendidikan, berdomisili di Banda Aceh.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Sebelas

"Nana, dari mana kamu tau kalau rumahmu berhantu?" Dinda mengungkit. Saat itu mereka sudah di kamar, berkemas untuk menghadapi akhir pekan di rumah.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Sepuluh

"Iya Miss," Dinda makin lesu. Habis sudah. Kalau ibunda Ms Santi penduduk Pante Keutapang juga, Dinda betul-betul terjepit. Terawasi.

Melawan Gravitasi: Kisah Gadis Pidie Penakluk Punggung Bumi

Berbanding terbalik dengan para seniornya di Mapala, awalnya keluarga Purcel tidak gembira dengan kegiatannya di bidang panjat tebing.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Kesembilan

Ketiga cowok anak Smansa itu beranjak. Seperti hendak pergi. Namun mendadak si 'Wolf' berhenti. Berbalik.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Kedelapan

Kawan-kawan Ayah belum berhasil tahu bahwa akun DĕGedĕ alias the Great D yang membuat mural di depan Mal South End adalah Dinda.

Kopi dan Saya: Till Death Do Us Part

Saya rasa hubungan cinta saya dan kopi benar-benar cinta sejati tanpa selingkuh dan sakit hati. Dan hubungan ini akan kami pelihara hingga ujung jalan.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Ketujuh

"Nah! Kalau kamu punya masalah, kamu boleh pilih. Kamu cerita padaku, merasa lebih enakan lalu kembali menjalani hidup, atau diam aja."

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Keenam

Untuk beberapa saat Dinda masih berpikir-pikir, menimbang-nimbang apakah dia tadi tidak melanggar “wilayah pribadi” Nana.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Kelima

“Mamak sudah meninggal, Ustazah,” tukas Dinda. Ustazah Sofia spontan menutup mulut dengan sebelah tangan. “Astaghfirullah… Maaf neuk….”

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Keempat

Orang yang ditubruknya tertegun. Dinda menarik kerudungnya, memeganginya di kanan-kiri kepala agar tak meluncur turun lagi.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Ketiga

"Kalau nggak ngopi pagi-pagi, Bunda nggak bisa berfungsi, nggak loading," kata Bunda selalu.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Kedua

Keputusan Ayah sudah bulat. Sebulan setelah pagi itu, pulang sekolah Dinda menemukan semua rak-rak dan lemari buku sudah kosong.
- Advertisement -Banner Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442H