Beranda Penulis Dikirim oleh Dian Guci

Dian Guci

33 KIRIMAN 0 KOMENTAR
Praktisi pendidikan, berdomisili di Banda Aceh.

I’m Still Here — Chapter 3

Lagi, sinar aneh itu muncul di mata Rina. Mulut Nada sudah gatal ingin bertanya, tapi tak jadi.

I’m Still Here — Chapter 2

Jadi kenapa hal itu mesti membuatmu begitu kecut, Nona Asam Cuka, pikir Nada, setengah geli setengah kesal.

I’m Still Here — Chapter 1

“Tempatnya cukup dekat dari sini. Pastinya bebas banjir. Daerah tua, bekas lokasi elit bangsa Belanda. Tapi kau benar—rumahnya berhantu.”

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Dua Puluh Tiga

Segala pertanyaan Dinda terjawab saat akhirnya Ayah naik ke mobil. Dia menyebarkan bau garam dan air asin.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Dua Puluh Dua

Keputusan Kepala Sekolah dan Kepala Asrama untuk meminta kawalan kepolisian menjadikan suasana terasa jauh lebih tegang.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Dua Puluh Satu

Rokok haram pemberian Nana dimasukkannya ke saku. Dalam kepalanya, ia berpikir-pikir, kepada siapa akan dijualnya barang itu.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Dua Puluh

"Ini ganja?" tanya Dinda. Dia sudah sering mendengar Abie dan kawan-kawannya membicarakan benda itu.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Sembilan Belas

Separuh jiwanya terbakar keinginan membalas, tak sudi membiarkan sahabatnya terus menerus jadi korban.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Delapan Belas

Wajah Nana berubah kecut saat menempelkan telepon ke telinganya. Ia mendengarkan, bicara sebentar, mendengarkan lagi, lalu menutup telepon.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Tujuh Belas

Dengan jengkel Dinda terpaksa mengakui, bibi si Serigala itu menarik. Dia jangkung, sepertinya di atas rata-rata perempuan Indonesia.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Enam Belas

"Bunda emang sudah ga ada, Ayah. Tapi aku, anaknya, masih hidup. Dan aku nggak suka Ayah begitu sama cewek lain."

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Lima Belas

Dinda mengeluarkan 'o' panjang karena benar-benar mengerti sekarang, dari mana asalnya julukan 'serigala' itu.
- Advertisement -Banner Selamat Hari Raya Idul Adha 1442H