Beranda Penulis Dikirim oleh Dian Guci

Dian Guci

26 KIRIMAN 0 KOMENTAR
Praktisi pendidikan, berdomisili di Banda Aceh.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Sembilan Belas

Separuh jiwanya terbakar keinginan membalas, tak sudi membiarkan sahabatnya terus menerus jadi korban.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Delapan Belas

Wajah Nana berubah kecut saat menempelkan telepon ke telinganya. Ia mendengarkan, bicara sebentar, mendengarkan lagi, lalu menutup telepon.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Tujuh Belas

Dengan jengkel Dinda terpaksa mengakui, bibi si Serigala itu menarik. Dia jangkung, sepertinya di atas rata-rata perempuan Indonesia.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Enam Belas

"Bunda emang sudah ga ada, Ayah. Tapi aku, anaknya, masih hidup. Dan aku nggak suka Ayah begitu sama cewek lain."

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Lima Belas

Dinda mengeluarkan 'o' panjang karena benar-benar mengerti sekarang, dari mana asalnya julukan 'serigala' itu.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Empat Belas

Didengarnya para ilmuwan itu mengobrol. Memuji ikan bakar saus lemon, sate tiram dan sayur pakcoy tumis.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Tiga Belas

Dinda memandang hasil kerjanya. Tersenyum puas. Kemudian secepat kilat lari kembali ke kafe. Bersembunyi di balik bar jus.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Dua Belas

Ia makin yakin bahwa tujuan Ayah menyekolahkannya di SMA Pelsa adalah untuk menyingkirkannya.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Sebelas

"Nana, dari mana kamu tau kalau rumahmu berhantu?" Dinda mengungkit. Saat itu mereka sudah di kamar, berkemas untuk menghadapi akhir pekan di rumah.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Sepuluh

"Iya Miss," Dinda makin lesu. Habis sudah. Kalau ibunda Ms Santi penduduk Pante Keutapang juga, Dinda betul-betul terjepit. Terawasi.

Melawan Gravitasi: Kisah Gadis Pidie Penakluk Punggung Bumi

Berbanding terbalik dengan para seniornya di Mapala, awalnya keluarga Purcel tidak gembira dengan kegiatannya di bidang panjat tebing.

Gadis Graffiti: Novela Dian Guci — Bagian Kesembilan

Ketiga cowok anak Smansa itu beranjak. Seperti hendak pergi. Namun mendadak si 'Wolf' berhenti. Berbalik.
- Advertisement -Banner Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442H